You need to enable javaScript to run this app.

Meneguhkan Ideologi Bangsa: Hari Kesaktian Pancasila di MIM Gading 2 Klaten

Meneguhkan Ideologi Bangsa: Hari Kesaktian Pancasila di MIM Gading 2 Klaten

 

Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum penting untuk mengenang sejarah pahit serta meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu. MI Muhammadiyah (MIM) Gading 2 Klaten selalu aktif dalam merayakan dan memaknai hari bersejarah ini melalui serangkaian kegiatan edukatif dan khidmat, menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada para siswa sejak dini.


 

Upacara Khidmat: Mengenang dan Menghargai Jasa Pahlawan

 

Kegiatan utama dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MIM Gading 2 adalah pelaksanaan Upacara Bendera yang dilakukan dengan khidmat. Seluruh siswa, guru, dan staf sekolah mengikuti upacara ini dengan pakaian yang rapi, menunjukkan rasa hormat tertinggi pada nilai-nilai kebangsaan.

Dalam upacara tersebut, momen pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila menjadi titik sentral. Ikrar ini bukan sekadar teks, tetapi merupakan janji dan komitmen bersama untuk:

  1. Mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

  2. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  3. Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah segala perbedaan.

Upacara di MIM Gading 2 bertujuan agar siswa tidak hanya hafal butir-butir Pancasila, tetapi juga menjiwai dan mengaplikasikan nilainya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat Klaten.


 

Edukasi Inklusif: Pancasila di Ruang Kelas

 

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MIM Gading 2 tidak berhenti pada upacara. Sekolah mengintegrasikan edukasi nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan pembelajaran di kelas:

  • Diskusi dan Refleksi: Guru mengadakan sesi diskusi mengenai sejarah G30S/PKI dan bagaimana Pancasila menjadi benteng ideologi bangsa.

  • Proyek Kreatif: Siswa didorong membuat poster, puisi, atau karya seni bertema "Pancasila Pemersatu Bangsa".

  • Penguatan Karakter: Penekanan pada implementasi sila-sila Pancasila, seperti musyawarah untuk mufakat (Sila Keempat) dan gotong royong (Sila Kelima), dalam kegiatan sekolah.

Tujuan dari pendekatan ini adalah membentuk generasi muda Klaten yang memiliki wawasan kebangsaan kuat, toleran, dan berpegang teguh pada ideologi Pancasila, menjadikannya tameng di tengah arus informasi dan disrupsi digital yang masif.

 

???? MIM Gading 2: Mencetak Generasi Berintegritas Nasionalis

 

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, MI Muhammadiyah Gading 2 Klaten menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas moral dan nasionalisme. Sekolah berharap, setiap siswa menjadi duta Pancasila yang mampu menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis, sesuai dengan semangat Klaten Berkarakter.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Umi Salamah

- Kepala Sekolah -

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan...

Berlangganan
Banner